Itinerary Bali 3 Hari Buat Kamu yang Mau Pantai, Culture, dan Kuliner
Punya waktu tiga hari di Bali memang bikin dilema. Pantainya banyak, area budayanya tersebar, dan daftar tempat makan yang tersimpan di handphone terus bertambah.
Kalau semua dipaksakan masuk, itinerary Bali 3 hari bisa berubah jadi perjalanan yang lebih banyak dihabiskan di jalan. Hari pertama keliling Bali Selatan, hari kedua ingin ke Ubud sekaligus Kintamani, lalu hari terakhir masih mengejar Sanur, Kuta, belanja oleh-oleh, dan penerbangan pulang.
Short trip bukan berarti setiap jam harus terisi destinasi. Kuncinya adalah membagi rute berdasarkan area dan memilih transport Bali yang sesuai.
Itinerary berikut menggabungkan pantai, pengalaman budaya, kuliner, dan waktu belanja tanpa membuat rutenya terlalu bolak-balik.
Sebelum Berangkat, Tentukan Area Hotel dan Transport
Sebelum menyusun destinasi, lihat dulu lokasi hotel atau villa. Menginap di Kuta, Tuban, Jimbaran, Seminyak, Sanur, atau Ubud akan memengaruhi urutan perjalanan.
Untuk itinerary tiga hari dengan beberapa area, mobil lebih masuk akal dibanding memaksakan motor untuk seluruh perjalanan. Motor masih bisa digunakan untuk daily move di sekitar hotel, tetapi rute Bali Selatan dan Ubud membutuhkan waktu perjalanan yang lebih panjang.
Kamu bisa memilih:
- Mobil lepas kunci jika sudah familiar dengan Bali dan nyaman menyetir sendiri
- Mobil plus driver jika baru pertama kali datang, membawa keluarga, atau tidak ingin mengurus maps
- dan parkir
Airport transfer untuk perjalanan dari bandara ke hotel dan kembali ke bandara
Sampaikan jumlah orang dan koper sejak awal. Mobil yang cukup untuk empat penumpang tanpa barang belum tentu sesuai untuk empat orang dengan koper besar.
Day 1: Pantai Melasti, Uluwatu, dan Dinner di Jimbaran
Hari pertama difokuskan pada kawasan Bali Selatan. Rutenya dibuat satu arah agar kamu tidak perlu berpindah antara pantai selatan dan Bali Tengah dalam hari yang sama.
Mulai dengan Airport Transfer atau Hotel Pickup
Jika kamu tiba pada pagi hari, atur airport transfer Bali menuju hotel terlebih dahulu. Beri waktu untuk mengambil bagasi, bertemu driver, menitipkan barang, dan makan sebelum memulai perjalanan.
Jangan langsung membuat jadwal pertama terlalu dekat dengan waktu landing. Pesawat bisa tiba berbeda dari jadwal, sementara proses mengambil bagasi juga tidak selalu selesai dalam waktu yang sama.
Jika sudah datang pada hari sebelumnya, kamu bisa memulai perjalanan dari hotel pada pagi atau menjelang siang.
Pantai Melasti
Destinasi pertama adalah Pantai Melasti di kawasan Ungasan. Pantai ini dikenal dengan garis pantai dan akses jalan yang melewati tebing kapur, salah satu karakter visual kuat dari kawasan Bali Selatan.
Kamu bisa menghabiskan waktu untuk berjalan di sekitar pantai, duduk santai, atau mengambil beberapa foto sebelum melanjutkan perjalanan.
Tidak perlu memasukkan terlalu banyak pantai dalam satu hari. Kalau Melasti sudah menjadi beach stop utama, simpan waktu untuk Uluwatu dan dinner.
Lanjut ke Uluwatu Bali
Setelah dari Melasti, perjalanan dilanjutkan menuju Uluwatu Bali.
Pura Luhur Uluwatu berada di kawasan Pecatu dan berdiri di atas tebing yang menghadap laut. Kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu lokasi pertunjukan Kecak menjelang matahari terbenam.
Gunakan pakaian yang sopan karena kamu memasuki kawasan pura. Ikuti aturan setempat dan jaga barang bawaan selama berjalan di area.
Kalau ingin menonton Kecak, jangan tiba terlalu mepet. Kamu masih membutuhkan waktu untuk parkir, masuk ke kawasan, berjalan menuju lokasi, dan mengatur tiket pertunjukan.
Uluwatu sebaiknya menjadi agenda utama sore hari. Hindari menambahkan terlalu banyak destinasi sebelum sunset karena satu keterlambatan bisa membuat seluruh jadwal ikut mundur.
Dinner di Jimbaran Bali
Setelah Uluwatu, tutup hari pertama dengan makan malam di Jimbaran Bali.
Jimbaran dikenal dengan pilihan restoran dan sajian seafood di kawasan pantainya. Area ini juga berada relatif dekat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, sehingga cocok sebagai penutup rute Bali Selatan.
Tentukan restoran berdasarkan budget dan suasana yang kamu cari. Jangan hanya mengikuti satu rekomendasi tanpa mengecek menu, lokasi, dan sistem reservasinya.
Setelah dinner, kembali ke hotel dan beristirahat. Hari kedua akan membawa kamu menuju kawasan Ubud yang memiliki pola perjalanan berbeda.
Day 2: Culture Trip di Ubud Bali
Hari kedua difokuskan pada Ubud Bali dan sekitarnya.
Ubud dikenal sebagai salah satu kawasan penting untuk seni, budaya, kerajinan, dan lanskap hijau Bali. Namun, Ubud bukan hanya satu titik. Destinasi yang disebut berada di area Ubud dapat tersebar dari pusat kota hingga Tegallalang dan Tampaksiring.
Karena itu, pilih beberapa pengalaman yang benar-benar ingin kamu lakukan.
Opsi Pertama: Batubulan atau Celuk
Kalau berangkat dari Bali Selatan, kamu bisa berhenti di Batubulan untuk menonton pertunjukan Barong atau mengunjungi Celuk untuk melihat sentra kerajinan perak.
Pilih salah satu jika waktu terbatas. Memasukkan terlalu banyak workshop dan pertunjukan bisa membuat kamu hanya berhenti sebentar di setiap tempat tanpa benar-benar melihat prosesnya.
Untuk jadwal pertunjukan, tiket, dan jam kunjungan workshop, lakukan pengecekan sebelum hari keberangkatan karena detail operasional dapat berubah.
Ubud Center dan Ubud Market
Setelah itu, lanjutkan ke Ubud Center. Kamu bisa berjalan di sekitar pusat Ubud, mengunjungi pasar, melihat toko kerajinan, atau berhenti untuk makan siang.
Ubud Market cocok untuk mencari kain, tas, dekorasi, dan berbagai produk yang sering dijadikan oleh-oleh. Luangkan waktu untuk melihat beberapa pilihan dan lakukan tawar-menawar secara wajar.
Area pusat Ubud dapat ramai pada jam tertentu. Titik turun dan pickup perlu disepakati dengan driver agar kamu tidak kebingungan setelah selesai berjalan.
Kalau menggunakan mobil lepas kunci, cari informasi parkir sebelum tiba. Jangan menghabiskan waktu berputar hanya karena belum menentukan tempat parkir.
Pilih Tegallalang atau Tirta Empul
Setelah dari Ubud Center, pilih satu destinasi tambahan berdasarkan pengalaman yang kamu cari.
Tegallalang cocok jika ingin melihat area persawahan bertingkat dan suasana hijau di utara Ubud.
Tirta Empul cocok jika ingin mengunjungi kompleks pura dan melihat salah satu ruang spiritual penting di Tampaksiring.
Tidak perlu memaksakan keduanya kalau waktu sudah terlalu sore. Cultural trip akan terasa lebih punya cerita saat kamu memiliki cukup waktu untuk melihat dan memahami tempatnya, bukan hanya datang untuk mengambil foto.
Makan Malam Sebelum Kembali
Sebelum kembali ke hotel, pilih restoran di Ubud atau berhenti di area yang searah dengan perjalanan pulang.
Jangan membuat reservasi dinner terlalu dekat dengan perkiraan selesai dari destinasi terakhir. Traffic, parkir, dan waktu berjalan bisa membuat jadwal berubah.
Untuk rute Ubud dengan beberapa stop, layanan mobil plus driver dapat membantu flow perjalanan. Driver bisa membantu mengatur urutan area tanpa membuat kamu terus membuka maps dan mencari parkir.
Day 3: Sanur, Kuta, Oleh-Oleh, dan Airport
Hari terakhir dibuat lebih fleksibel karena harus mengikuti jam penerbangan.
Jangan menyusun agenda berdasarkan waktu paling cepat menuju airport. Proses check-out, traffic, pengisian barang, dan check-in penerbangan tetap membutuhkan waktu cadangan.
Opsi Pagi: Sanur Bali
Jika penerbangan berangkat sore atau malam, kamu bisa memulai hari di Sanur Bali.
Sanur berada di sisi timur Denpasar dan dikenal sebagai kawasan pantai untuk suasana pagi, berjalan santai, bersepeda, serta melihat sunrise. Kawasan pantainya juga memiliki jalur pedestrian yang memanjang di beberapa bagian.
Datang pagi, cari sarapan, lalu berjalan di sekitar pantai. Jangan terlalu lama jika masih harus kembali ke hotel untuk mengambil koper.
Sanur juga menjadi area penting bagi traveler yang menuju pelabuhan. Namun, jika tidak memiliki jadwal boat, kamu tidak perlu memasukkan aktivitas harbor ke itinerary ini.
Opsi Alternatif: Jalan Santai di Kuta
Kalau hotel berada di Kuta, Tuban, atau Jimbaran, kamu bisa melewati agenda Sanur dan memilih aktivitas yang lebih dekat.
Gunakan pagi untuk sarapan, berjalan di sekitar Kuta, atau membeli kebutuhan terakhir. Pilihan ini lebih aman untuk penerbangan yang berangkat siang.
Hari terakhir sebaiknya tidak digunakan untuk perjalanan jauh seperti Ubud atau Kintamani. Satu perubahan traffic bisa membuat perjalanan kembali ke airport terlalu terburu-buru.
Belanja Oleh-Oleh
Sebelum menuju airport, sisihkan waktu untuk membeli oleh-oleh.
Pilih toko yang berada searah dengan perjalanan, bukan yang membuat rute kembali menjauh dari bandara. Pastikan juga barang belanjaan masih muat di dalam kendaraan bersama koper.
Kalau bepergian bersama keluarga, sampaikan rencana stop kepada driver sejak awal. Dengan begitu, kapasitas waktu dan perjalanan menuju airport bisa diperhitungkan.
Airport Transfer ke Bandara
Tutup itinerary dengan airport transfer Bali dari hotel atau titik terakhir menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Berikan informasi berikut kepada penyedia transport:
- Jadwal penerbangan
- Terminal keberangkatan
- Lokasi pickup
- Jumlah penumpang
- Jumlah koper
- Rencana stop sebelum airport
Bukit Sari Trans berada di Tuban, Kuta, sekitar lima menit dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Brand ini menyediakan airport transfer, mobil lepas kunci, mobil plus driver, sewa motor, serta armada untuk family dan group.
Pilih Transport yang Match dengan Short Trip Kamu
Untuk itinerary Bali 3 hari, berganti-ganti transport setiap beberapa jam tidak selalu efisien.
Mobil bisa menjadi pilihan utama karena rutenya mencakup Bali Selatan, Ubud, dan perjalanan menuju airport. Pilih mobil lepas kunci jika kamu sudah familiar dengan Bali dan ingin mengatur waktu sendiri.
Pilih mobil plus driver jika kamu:
- Baru pertama kali datang ke Bali
- Tidak ingin mengurus maps dan parkir
- Membawa keluarga
- Memiliki beberapa destinasi dalam satu hari
- Ingin perjalanan antarkawasan lebih terbantu
Motor tetap bisa digunakan untuk daily move di sekitar hotel, tetapi tidak perlu dipaksakan untuk perjalanan Melasti, Uluwatu, Ubud, dan airport dengan barang bawaan.
Sebelum memesan rental mobil Bali, siapkan itinerary, jumlah penumpang, koper, area hotel, jadwal penerbangan, dan pilihan lepas kunci atau plus driver.
Tiga hari memang singkat, tetapi trip kamu tetap bisa berisi pantai, culture, dan kuliner tanpa harus mengejar terlalu banyak tempat.
Beda hari, beda area. Beda trip, beda cara jalan.
Atur kebutuhan transport bersama Bukit Sari Trans melalui www.bukitsaritrans.com